Lirik

Diposting oleh narito pada 02:00, 20-Okt-12

Band : Medusa Genre : Metal MEDUSA - CINTA seribu satu denganmu. hancur pola hidup ku. aku datang kau diam. sekarat dirimba hening. tersanjung puji cinta. tusukan duri mawar. lingkar mata berdarah. ku kecup hingga lelah. malam terlepas puisi bulan. menendang syair bintang.. menampar prosa, tanpa tipu daya. memendam rasa, menyimpan kata. seribu satu dengan mu. hancur pola hidup ku. aku datang kau diam. sekarat dirimba hening. tersanjung puji cinta. tusukan duri mawar. lingkar mata berdarah. ku kecup hingga lelah. tajam cahaya merampas bayang sunyi. Keabadian surga, membakar omong kosong. Nyatakan cinta, pada sebotol anggur. Lupakan dosa, demi kesenangan.. cinta ini.. Melekat janji.. dosa ini.. Membalut hati .. jiwa ini.. Terpuruk mati .. luka ini.. tak pernah terobati. tajam cahaya merampas bayang sunyi. keabadian surga, membakar omong kosong. nyatakan cinta, pada sebotol anggur. lupakan dosa, demi kesenangan. Yeaaaaahh!!! cinta!!! ------------------

Murid makan kertas

Diposting oleh narito pada 00:42, 19-Okt-12

AASALAMU'ALAIKUM WR.WB selamat pagi semua ketemu lagi dengan sayahehe oke di pagi yang sangat dingin di temanin segelas kopi susu + rokok sebatang saya akan share seperti judul di atas yakni tega, guru paksa murid makan kertas jadi terharu saya oke dari pada penasaran langsung saja di simak Apapun alasannya menghukum murid dengan cara yang tidak wajar sangatlah tidak pada tempatnya. Di Semarang seorang guru bernama Rusmiati menghukum muridnya untuk memakan kertas. Kertas yang seharusnya digunakan untuk membuat model ketrampilan tangan itu harus dimakan para murid kelas 3B SDN Purwosari 02A-B, bila tidak mereka tidak diperbolehkan mengikuti ujian tengah semester. Sayang setelah memakan kertas itu, mereka tetap saja tidak boleh mengerjakan ujian sekolah. Kansa Nifatul Islam (9) siswi kelas 3B sekolah tersebut mengaku harus memakan kertas atas perintah wali kelasnya itu. "Bu Rus marah saat melihat ada anak yang sedang kipasan menggunakan hasil prakarya membuat kipas kertas. Terus juga banyak kertas berserakan di lantai kelas, ini membuat bu Rus tambah marah. Terus kami disuruh memakan selembar kertas sampai habis, kalau tidak bu Rus melarang kami mengikuti ujian mid semester," cerita Kansa dengan polosnya. "Anak yang disuruh makan kertas ada 23 orang, sekarang saya jadinya takut sama bu Rus, takut di hukum lagi," jawab siswi kelas 3B itu lirih. Cerita yang sama juga disampaikan Ahmad Dani Dewa Saputra (9). Dia menceritakan bahwa guru wali kelasnya itu memergokinya saat bermain kertas prakarya di dalam kelas."Saya ketahuan bu Rus waktu main kertas di kelas, terus saya disuruh keluar kelas untuk makan kertas yang saya buat mainan. Kalau sudah habis baru boleh masuk lagi. Saya jugatakut kalau disuruh keluar kelas dan makan kertas lagi," kata Ahmad Dani di ruang kepalasekolah saat ditanyai oleh Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi. Kepala Sekolah SDN Purwosari 02A-B, Purwaningsih saat ditemui Okezone, membenarkan peristiwa itu. "Iya saya baru tahu. Saya baru saja dari kelas 3B, menanyakan hal tersebut. Saya tahu setelah 4 orangtua murid mendatangi saya dan melaporkan kejadian yang menurut mereka sudah keterlaluan itu. Tapi saya harus sangat berhati-hati karena wali kelas 3B, Bu Rusmiati sedang dalam kondisi kesehatan yang buruk. Dia bisa terkena serangan stroke jika saya terlalu gegabah menanyakan hal ini kepadanya," jelas Purwaningsih. "Intinya saya berterima kasih kepada orang tua murid yang sudah melaporkan peristiwa itu. Karena muridnya sendiri tidak pernah bercerita kepada saya, mungkin karena mereka menganggap hal itu merupakan hukuman biasa," tambahnya. Suseno, warga RT7 RW6 Kelurahan Purwosari, Kecamatan Semarang Utara yang juga menyekolahkan anaknya di SDN Purwosari 02A-B itu, mengaku tidak bisa menerima perlakuan sang wali kelas kepada anaknya. "Saya selaku orangtua murid tidak bisa menerima hal itu. Apalagi si wali kelas itu sempat mengatakan bahwa tidak takut bila nanti dilaporkan. Saya sempat emosi, tapi ketika diberi tahu kondisi wali kelas anak saya itu memang buruk saya kemudian memilih pulang, selepas mengantarkan anak saya, yang juga disuruh makan kertas," paparSuseno. Rencananya, Purwaningsih akan memanggil wali kelas 3B itu untuk menjelaskan kejadian murid makan kertas itu. cukup sekian postingan saya kali ini semoga bermanfaat bagi kalian semua WA'ALAIKUMSALAM WR.WB